Selamat Tinggal 2010 yang sangat berwarna


Picture dipinjam dari sini

Ini postingan pertamaku tahun 2011,saat menulis ini di playlist aku lagi muter Frau – Mesin Penenun Hujan, iseng aja milihnya pas banget hujan sedang mengguyur tanah malam ini.

Bener banget kata orang bijak bahwa hal yang paling mahal itu selain nyawa adalah waktu, karena waktu tak bisa di putar balik walaupun kita sangat menginginkannya dan sekeras apapun usaha untuk mewujudkannya tetaplah mustahil untuk memaksa sang waktu berputar balik. Klise emang kalau sudah ngomongin waktu tapi disadari atau tidak sebenarnya terkadang kita menginginkan sang waktu itu bisa diputar balik agar bisa memperbaiki kesalahan-kesalahan yang telah kita lakukan di masa lalu atau sekedar ingin kembali bertemu dengan orang-orang di masa lalu kita, baik itu sahabat, saudara atau yang lain. Waktu berjalan tanpa bisa di hentikan dan dia membawa semua kenangan hidup.

Seiring dengan berjalannya waktu umur pun menua ( itu jelaslah…. 😉 ) dan pengalaman hidup tentunya juga bertambah, ibarat kata asam garam kehidupan yang didapat semakin banyak. Menurutku pengalaman itu adalah pelajaran hidup yang tak ternilai, baik itu manis, asin atau pahit ( berasa permen nano-nano aja nih… 🙂  ) . Pengalaman hidup itu sangat berguna bagi setiap pribadi tergantung bisa atau tidaknya yang bersangkutan untuk mengambil hikmah dari pengalaman hidupnya, karena tidak sedikit juga orang yang terjerembab dilubang yang sama dengan mengulangi kesalahan masa lalunya. Waktu juga merupakan saksi setiap peristiwa dalam hidup, di tahun 2010 kemarin aku dapat pengalaman yang berharga banget soal komitmen, integritas, kesabaran, kepasrahan dan keberanian untuk memutuskan sendiri hal-hal besar dalam hidup.

Komitmen dan integritas menurutku adalah dua hal yang berkaitan erat, baik itu konteksnya terhadap orang ataupun institusi tempat bernaung ( baca : perusahaan ). Setiap orang akan selalu di hadapkan pada masalah yang berkaitan dengan komitmen dan integritas, contoh kecilnya saat menjalani relationship dengan pasangannya. Pada masa-masa awal memulai hubungan biasanya itu sering dianggap sebagi topik berat untuk dibicarakan secara serius dan sering diabaikan masing-masing pihak karena masih dalam masa-masa berbunga, pada masa ini dunia masih terlihat hijau dan luas sejauh mata mereka memandang ( namanya juga baru jadian 😉 ). Setelah waktu berjalan dan relationship semakin serius maka dua hal tersebut barulah mengemuka menjadi topik yang harus dibicarakan, terutama komitmen karena tidak jarang salah satu pihak selalu menghindar dari topik itu karena merasa belum siap untuk berkomitmen jangka panjang dengan pasangannya ( ini bukan curhat ya… 😦  ).

Sang waktu juga yang menjadi saksi tentang seberapa sabar dan pasrah dalam menghadapai kenyataan dan cobaan dalam hidup yang sangat tidak terprediksi oleh akal sehat dan hitungan matematis. Karena kesabaran dan kepasrahan yang kurang terkadang bertindak jadi irrasional dan kurang perhitungan. Sabar itu gampang ngucapinnya doang tapi applikasinya susahnya minta ampun apalagi kalau berhubungan dengan obsesi dan cita-cita. Kepasrahan dalam menerima keadaan bahwa ada faktor eksternal yang menentukan keberhasilan dari suatu rencana yang sudah kita rancang dengan sempurna, karena tak jarang suatu rencana berjalan tidak sesuai harapan. Terkadang kegagalan membuat sedikit depresi, menurutku itu wajar saja, tapi jangan pernah mengasihani diri dan menjadi apatis berlebihan yang berakibat melemahkan mental dan semangat juang dalam hidup. Karena kita tidak akan pernah tahu rencana Sang Pencipta untuk kita yang penting berusaha terus sesuai kemampuan, lebih rasional dan fleksibel dalam menghadapi masalah-masalah yang menghalangi tercapainya keberhasilan dari suatu rencana yang sudah kita rancang, bercermin dari kegagalan di masa lalu sangatlah penting. Berdamailah dengan hati dengan meminimalisir keegoisan dan lebih fokus pada tujuan akhir dari suatu rencana, obsesi ataupun cita-cita.

Dalam hidup juga dibutuhkan keberanian untuk memutuskan sesuatu dengan cepat, terkadang keterbatasan waktu dan tempat membuat diskusi dengan orang yang lebih mumpuni mengenai hal yang akan diputuskan tidak bisa terjadi, disamping tingkat urgensi dan kondisi saat itu yang memang sangat membutuhkan pengambilan keputusan yang cepat. Menurutku itu juga perlu latihan karena pada awalnya akan timbul rasa kurang percaya diri dan kekhawatiran akan masalah yang datang jika keputusan yang diambil salah merupakan momok yang cukup menakutkan, apalagi berhubungan dengan asset perusahaan atau orang lain.

Terimakasih Tuhan telah memberikan aku umur dan kekuatan sehingga bisa melewati tahun 2010 yang merupakan tahun paling berwarna sejak pertama kali aku menghirup nafas di dunia ini, terimakasih telah memberi teman-teman baik didunia nyata dan maya yang banyak memberi masukan positif dalam hidupku. You are rawk dear friends, thanks for your support.

Advertisements
  1. Semoga di tahun yang baru ini ada keberkahan-keberkahan baru yang menyertai langkahmu, langkah kita semua ya, Oom 🙂
    Amien..

    • matur nuhun udah mau mampir, sama2 mba’yu smoga berkah dari langit ga pernah berhenti turunnya buat kita semua 🙂

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: